Saturday, July 23, 2011

Berita Google Masuk Ke Indonesia: Google Di anggap Agak Telat

Berita Google Masuk Ke Indonesia: Google Di anggap Agak Telat. Google mengaku serius untuk mengembangkan bisnisnya dan membuka kantor di Indonesia. Namun kedatangan Google yang baru sekarang dianggap agak telat.

"Sebetulnya sudah agak terlambat kalau melihat Indonesia yang ukurannya sangat besar, pengguna internet yang begitu tinggi, dan sudah ada penetrasi mobile phone yang luar biasa.


Dan sekarang kan service-nya digital economy serta semakin bergeser ke arah mobile dan smart phone, jadi memang sudah waktunya," tukas Jubir Wakil Presiden RI, Yopie Hidayat.

Menurutnya, yang akan dikembangkan Google di Indonesia terkait platform untuk mengembangkan kerja sama dengan industri UKM. Jadi buat Google itu sangat penting, karena mereka akan berperan sebagai 'perantara', perusahaan iklan maupun marketing yang akan membantu partner-partner Google di Indonesia ini untuk mengakses pasar global.

"Ini model yang seperti mereka pakai di China. Jadi di China itu dia (Google-red.) banyak sekali mengakses perusahaan-perusahaan kecil, menyediakan platform, dan kemudian menghubungkan perusahaan-perusahaan itu dengan pembeli-pembeli di seluruh dunia," jelas Yopie.

"Nah, dengan itu Google melihat potensi Indonesia luar biasa. Sekarang mereka sedang berembuk dengan Menkominfo, karena mereka ingin tandatangani semacam MoU dengan pemerintah Indonesia sehingga nanti akan jadi dasar pembukaan bisnisnya di sini," lanjutnya.

Kedatangan Google ke Indonesia sendiri diawali dengan kunjungannya ke Wakil Presiden Boediono. "Mereka tidak datang diam-diam, tapi tadi menyatakan ingin datang terbuka, jujur, mengobrol dengan pemerintah mengenai apa yang bisa didukung," tukas Yopie.

Google sendiri belum menyebut kapan bakal membuka kantornya di Indonesia. Namun idealnya di kisaran tahun 2012.

"Mereka belum tahu di mana (akan membuka kantor). Tapi mungkin di Jakarta. Titipan pesan dari Google adalah ekonomi Indonesia diyakini akan sangat cepat tumbuh apabila konektivitas (digital connectivity) semua terhubung," kata Yopie.

"Itu membuat transaksi efisien, informasi lebih cepat, arus perdagangan lebih cepat. Dia yakin di situlah Google dapat berperan," pungkasnya.

Wapres Boediono sendiri pada dasarnya menyambut baik rencana dari Google. Beliau bercita-cita ingin membuat sistem maupun kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Tentu saja dengan pertumbuhan teknologi yang luar biasa ini, sistem harus mengikuti perkembangan.

"Tentu saja pemerintah ingin sekali memperbaiki situasi itu dan adanya Google membuka peluang untuk memperbaiki itu," Yopie menandaskan.